NILAI KEHIDUPAN PADA PUISI “DERAI – DERAI CEMARA” KARYA CHAIRIL ANWAR
DOI:
https://doi.org/10.55606/protasis.v1i1.29Keywords:
mimetik, puisi, derai – derai cemara.Abstract
Karya sastra merupakan wujud dari hasil pemikiran manusia yang dapat menimbulkan rasa indah terhadap orang yang membacanya maupun yang merasakannya. Puisi adalah luapan ekspresi dari sebuah emosional jiwa manusia. Puisi mempunyai sifat unik, karena diciptakan melalui imajinasi serta berisi pengalaman terdalam dari pengarangnya yang dianalogikan kedalam bahasa yang indah. Kata-kata dalam puisi mungkin terlihat sederhana namun sukar diartikan, maknanyapun bahkan sangat luas. Untuk memahami makna puisi pembaca perlu mengaitkan puisi dengan riwayat pengarang, serta kondisi pengarang yang menjadi konteks penciptaan karya yang diciptakannya. Peneliti merasakan ada banyak diksi yang sukar untuk diuraikan, pertama puisi "Derai-Derai Cemara" mencerminkan kehidupan manusia dengan pohon cemara, hal tersebut menjadi latar belakang dalam penelitian ini, sehingga peneliti akan membedah puisi “Derai – Derai Cemara” karya Chairil Anwar sebagai objek penelitian untuk mengetahui makna puisi yang disampaikan pengarang melalui pendekatan mimetik. Peneliti akan memaparkan puisi tersebut dengan pemahaman peneliti terhadap pendekatan mimetik. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui makna dari puisi “Derai – Derai Cemara” karya Chairil Anwar, serta untuk meningkatkan pemahaman konsep dari pendekatan mimetik. Tentunya penelitian ini akan meningkatkan kemampuan menganalisis puisi, memberikan pengalaman, serta menambah referensi untuk para pembaca jika mendapat kesulitan ketika menganalisis puisi.
References
Rostina, R. T. Sudrajat, and A. Permana, “Analisis Puisi ‘Senja di Pelabuhan Kecil’ Karya Chairil Anwar dengan Menggunakan Pendekatan Mimetik,” Parol. (Jurnal Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones., vol. 4, no. 1, pp. 39–46, 2021.
H. Isnaini and S. K. Farras, "Nilai Budaya dalam Puisi "Madura, Akulah Darahmu" Karya D. Zawawi Imron: Analisis Folklor Madura," Aksentuasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, vol. Volume II, Nomor 2, pp. 44-54, 2021.
H. Isnaini, "Memburu "Cinta" dengan Mantra: Analisis Puisi Mantra Orang Jawa Karya Sapardi Djoko Damono dan Mantra Lisan," Semantik, vol. 3, no. 2, pp. 158-177, 2017.
E. Logita, “Analisis dalam puisi ‘hujan bulan juni’karya Sapardi Djoko Damono,” Wacana Didakt., vol. 10, no. 1, pp. 38–48, 2018.
D. S. Fatimah, S. H. Sadiah, and R. B. Pramadhika, “Analisis Makna pada Puisi ‘Kamus Kecil’ Karya Joko Pinorbo Menggunakan Pendekatan Semiotika,” Parol. J. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones., vol. 2, no. 5, pp. 701–706, 2019, [Online]. Available: https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/parole/article/view/3428
H. Isnaini, “Konsep Memayu Hayuning Bawana: Analisis Hermeneutika Pada Puisi-Puisi Sapardi Djoko Damono,” LITERASI J. Ilm. Pendidik. Bahasa, Sastra Indones. dan Drh., vol. 11, no. 1, pp. 8–17, 2021, doi: 10.23969/literasi.v11i1.2849.
H. Isnaini, “Ideologi Islam-Jawa pada Kumpulan Puisi "Mantra Orang Jawa" Karya Sapardi Djoko Damono,” Madah J. Bhs. dan Sastra, vol. 9, no. 1, p. 1, 2018, doi: 10.31503/madah.v9i1.660.
I. Rahayu, “Analisis Bumimanusia Karya Pramoedya Ananta Toer Dengan Pendekatan Mimetik,” Deiksis - J. Pendidik. Bhs. Dan Sastra Indones. Anal., pp. 44–59, 2014.
H. Isnaini, Tafsir Sastra: Pengantar Ilmu Hermeneutika. Bandung: Pustaka Humaniora, 2021.
I. Mustika and H. Isnaini, "Konsep Cinta pada Puisi-Puisi Karya Sapardi Djoko Damono: Analisis Semiotika Carles Sanders Pierce," Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, vol. Vol. 6 No. 1 Maret 2021, pp. 1-10, 2021.